Fcbgd

Kadang saya suka kocak sendiri kalau ingat gimana prosesnya buat ID email yang sekarang: ashree.fcbgd19. Sebenarnya itu termasuk personal branding saya sebagai transisi dari masa SMA yang kacau balau ke masa kuliah. Inget banget itu pas awal-awal semester satu kuliah, yang sebenarnya saya juga belum dewasa amat.

Kata ashree adalah kreasi saya sendiri, terinspirasi dari (wait for it) Ashlee Simpson–entah deh gimana bisa begitu. Saya pikir, nama saya juga ga jauh-jauh amat gitu bedanya. Di ID sebelumnya, saya pake nama asli saya plek yang walaupun bagus banget tapi kurang branding-lah pada saat itu (maksudnya saya juga kurang sreg banget). Akhirnya, kata ashree itu menjadi nama maya saya; dengan harapan tinggi bahwa suatu saat saya akan bisa dikenal dengan nama itu. Belakangan saya suka menyingkat menjadi hanya suku kata awal: ash, yang artinya debu. Rasionalnya sih saya merasa tidak terlalu penting amat, seperti debu, tetapi kadang akan mengganggu dan kuat sekali, juga seperti debu yang bisa menjadi medium bersuci selain air (asik).

Continue reading

Advertisements