Fcbgd

Kadang saya suka kocak sendiri kalau ingat gimana prosesnya buat ID email yang sekarang: ashree.fcbgd19. Sebenarnya itu termasuk personal branding saya sebagai transisi dari masa SMA yang kacau balau ke masa kuliah. Inget banget itu pas awal-awal semester satu kuliah, yang sebenarnya saya juga belum dewasa amat.

Kata ashree adalah kreasi saya sendiri, terinspirasi dari (wait for it) Ashlee Simpson–entah deh gimana bisa begitu. Saya pikir, nama saya juga ga jauh-jauh amat gitu bedanya. Di ID sebelumnya, saya pake nama asli saya plek yang walaupun bagus banget tapi kurang branding-lah pada saat itu (maksudnya saya juga kurang sreg banget). Akhirnya, kata ashree itu menjadi nama maya saya; dengan harapan tinggi bahwa suatu saat saya akan bisa dikenal dengan nama itu. Belakangan saya suka menyingkat menjadi hanya suku kata awal: ash, yang artinya debu. Rasionalnya sih saya merasa tidak terlalu penting amat, seperti debu, tetapi kadang akan mengganggu dan kuat sekali, juga seperti debu yang bisa menjadi medium bersuci selain air (asik).

Eh keuntungan kata ashree itu intinya adalah belajar pengucapan nama asli saya dalam bahasa Inggris, sih. Maklum (mantan) anak sastra dulunya. Dulu pilihannya antara ashree atau ashrey; cuma dipikir lagi, nama saya lebih sreg kalau pengucapan belakangnya [ri:] daripada [rei]. Kalau sekarang, saya jadi bisa bedain mana orang yang kenal banget, merasa kenal, baru kenal saya: dari panggilan mereka pada nama saya. Tapi itu hanya penilaian pribadi.

Kalau fcbgd, itu tidak terlalu bermaksud personal branding. Intinya sih, karena saya mau sok-sok unik, saya mau embel-embel nama yang emang belum pernah ada yang pakai. Dan yang pasti itu nama saya banget deh. Akhirnya saya mulai dari buat daftar apa-apa saja yang menjadi kesukaan saya pada waktu itu. Dan pada waktu itu cuma dua yang saya gandrungi banget (wait for it): Barcelona dan Green Day (asik). Yaa dulu saya awal-awal kuliah emang cadas banget lah, ceritanya. Dan, karena saya enggak bisa menemukan hal lain yang saya sukai lebih dari dua hal itu, akhirnya dua itu yang jadi bagian ID saya. Saya singkat deh semuanya. Nama lengkap Barcelona itu FC Barcelona dan band Green Day itu penulisannya dipisah, sehingga menjadi: FCBGD. Yeah.

Tapi fcbgd kurang greget sih daripada ashree, namanya juga nama pendukung. Temen-temen yang penasaran bisa dihitung jari-lah. Saya juga mau jelasin rada malu juga klo sekarang, dua hal itu udah enggak terlalu saya fanatik banget kayak enam tahun yang lalu. Cuma ya kalau bisa dibilang, tujuan saya buat bikin nama unik itu nyampe sih, haha.

Terpikir ganti nama ID? Sempat. Apalagi sekarang saya cenderung pengen pake nama keluarga buat nama ID, enam tahun yang lalu nama keluarga kurang sreg dipakai sepertinya. Tapi saya pikir, saya akan menghargai diri saya yang polos dan lugu dulu itu, sehingga sampai sekarang saya tetap cinta dengan ID itu.

P.S.: Kalau angka 19, nothing special. Hanya nomor kesukaan saja sampai sekarang.
P.P.S.: Sebenarnya ID itu adalah salah satu cara untuk melupakan masa lalu #random

Advertisements

One thought on “Fcbgd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s