Status

Menjamurnya situs social networking kini menjadi sebuah fad. Maaf, saya belum bisa menjamin hal ini akan menjadi tren, karena siapa sih yang bisa menjamin sesuatu akan bertahan lama; terutama dalam masa kemajuan ICT seperti sekarang, di mana banyak otak-otak manusia yang kreatif yang tak henti melakukan perubahan. Siapa yang akan menduga ada sebuah terobosan lain selain facebook. Hanya waktu yang akan menjawab.

Lalu, bagaimana dengan isi social networking di sekitar kita? Tetap, terserah penggunanya masing-masing. Tapi, saya tertarik menulis tentang bagaimana sih mereka terlihat mengapresiasikan bahasa tulisan mereka dalam status facebook? Mari kita lihat.

Jika menulis status dalam facebook, nantinya tulisan kita akan bersebelahan dengan nama kita. Benar? Dan lalu sebenarnya, pertanyaan mendasar, apakah nama kita menjadi subjek? Atau hanya sebuah identitas yang tidak terlihat saja? Contoh kasus jika kita menjadikan nama kita menjadi subjek adalah kita men-share status dalam bentuk kalimat. Misal: Ashree Wiweko sedang menulis atau Ashree Wiweko bingung. Semacam itu. Sementara itu, jika nama kita hanya sebuah identitas yang tidak terlihat, (misalnya) kita men-share ayat-ayat Alquran atau kutipan-kutipan bijak. Misal: Ashree Wiweko “Dan nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?”atau Ashree Wiweko sebenarnya apalah arti sebuah nama. Semacam itu.

Jujur, kalau dilihat dari segi bahasa, contoh kedua terlihat berantakan, tidak menjadi sebuah kalimat yang baik dan benar. Kecuali, jika menuliskan seperti ini: Ashree Wiweko bertanya sebenarnya apalah arti sebuah nama. Tapi sepertinya terlihat malas banget enggak sih mesti baku seperti itu. Selain itu, share ayat Alquran mau pake kata kerja apa coba? Berkata? Memangnya yang berkata siapa: si subjek itu atau ALlah?

Lalu, itu baru menggunakan bahasa Indonesia. Bagaimana dengan bahasa Inggris? Ini lebih menjebak. Sama seperti bahasa Indonesia, nama kita itu hendak dijadikan sebagai subjek atau hanya sebuah identitas tidak terlihat? Jika hendak dijadikan sebagai subjek, maka pertanyaan berikutnya adalah: kita yang menulis menjadi orang pertama atau orang ketiga? Ha!

Oke. Taruhlah kita yang menulis menjadi orang pertama. Maka, nama kita di status pun menjadi subjek dan merepresentasikan I. Kira-kira jadinya seperti ini: Ashree Wiweko don’t know what to do because I’m going to make a decision. Jika diperhatikan, kalimat ini salah secara struktur grammar, karena Ashree Wiweko (dalam hal ini si subjek) berbentuk singular. Dan subjek singular selalu diikuti dengan does bukan do. Tapi bisa berbentuk benar, karena ada I di anak kalimat lainnya dalam I’m going to make a decision. Jadi seakan-akan, ada I yang tak terlihat setelah Ashree Wiweko dan sebelum don’t.

Tapi tetap kalimat itu terlihat aneh.

Lalu, jika kita yang menulis menjadi orang ketiga. Maka, nama kita di status pun menjadi subjek dan merepresentasikan he atau she. Kira-kira jadinya seperti ini: Ashree Wiweko doesn’t know what to do because she’s going to make a decision. Jika diperhatikan, kalimat ini benar secara struktur grammar, tapi tidak benar secara maksud kalimat. Anak kalimat she’s going to make a secision memperlihatkan bahwa status kita tengah membicarakan orang lain. Sebenarnya status itu membicarakan kita atau orang lain, sih?

Sebenarnya, saya tidak bermaksud mendikte Anda harus men-share status seperti ini dan ini. Itu masih hak Anda. Sebenarnya saya menyayangkan facebook tidak lagi mengadakan aplikasi [is] di box status seperti dahulu kali pertama saya bergabung. Jika begitu (sekalipun [is] dihapus) terlihat kesadaran berbahasa yang baik dan benar.

Ah siapa yang bisa menentukan yang baik dan benar? Saya bukan Tuhan.

Saya hanya ingin memberikan sebuah pandangan, bahwa bisa saja kalimat yang Anda rangkai dalam status; yang tadinya ringan tanpa maksud menjadi sebuah perhatian bagi pemerhati bahasa seperti saya. Karena saya berprinsip, you are what you write.

Advertisements

One thought on “Status

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s