Compliment or…?

Selama pembuatan skripsi, saya menemukan beberapa komentar yang berhubungan dengan teori yang saya gunakan dan juga dosen pembimbing yang kebetulan mendapat giliran membimbing saya.

Satu dari seorang senior, yang kebetulan pernah satu kelas. Dia juga kebetulan mengambil skripsi juga semester ini. Saya bertemu dia, dan dia yang tahu saya mendapat dosen pembimbing bule Pakistan pun berkomentar:

“Gimana ama dia? Pasti stress ya ga pake bahasa Indonesia…”

Saya yang selama bimbingan bersikap santai, malah jadi stress dibilangin gitu. Emang kenapa sih? Banyak banget rekan yang komentar dengan dosen pembimbing saya. Masalahnya, tiap orang berkata, saya selalu mendengarkan, dan yang didengarkan itu masuk benar-benar ke otak. Jadi enggak asal masuk kanan keluar kiri. Perlu ke dokter THT mungkin ya, biar bisa diblokir opini-opini aneh.

Kemudian, saat dia melihat saya tengah membawa buku teori berjudul ‘Feminism XX’, dia pun berkomentar lagi:

“Eh, loe pilih feminism? Bukannya itu uda ga boleh ya saking banyaknya? Setahu gue tahun lalu tmen-tmen gue yang pake feminism tuh uda dianggep remeh…”

Kalau ikut komentar tmen saya: Shit, man. Haha. Satu hal yang mungkin orang lain tidak tahu, tapi wajib tahu jika memang ‘menyayangi’ saya. Orang lain bisa dengan gampang ‘menghancurkan’ saya hanya dengan kata-kata. Serius. Komentar apa aja kepada saya, pasti kepikiran sampai lamaaa banget dan akhirnya terpaku di otak. Gini nih resiko tukang mikir.

Untuk komentar di atas, saya hanya stress di awal. Tapi kemudian, kembali bawa santai karena toh yang tahu skripsi saya ya saya. Bukan dia, dia, dia, atau yang lain. Dan saya memiliki keyakinan terselubung dalam topik skripsi saya.

Jadi, menyahut komentar senior saya itu, ‘Bisa aja topiknya dianggap remeh, tapi yang buat jelas enggak bisa dianggap remeh.’ Haha. Walau di lokasi saya tidak mengatakan itu, hanya manggut-manggut aja sambil mikir.

Kemudian, ada lagi komentar dari dosen lain yang cukup dekat dengan saya. Tapi dekat dengan dia seringkali bikin campuran kesal dan senang. Kayaknya dia perhatian dengan saya, sampai tahu dulu IP saya pernah turun drastis. Dan saat itu dia menyarankan saya untuk lebih berkonsentrasi kuliah (note: tapi bukan dosen yang pernah dibahas di sini). Kemudian, saat saya kembali dari umroh, dia pun berkomentar semoga saya telah mendapatkan sebuah refreshment dalam menjalani kuliah.

Hmm.. Nice.

Tapi, kadang menyebalkan juga kalau isengnya kumat (karma saya sepertinya kalau tentang iseng). Pernah saya terlambat ikut kelasnya, dan alhasil saya disuruh nyanyi di depan kelas. Ampuuunn.

Lalu, yang berhubungan dengan skripsi. Saat itu saya bertemu dengan beliau di ruang akademis Kijang. Kebetulan saya berada di salah satu meja, sementara beliau dan bimbingan-bimbingan skripsinya ada di meja belakang saya. Saya tengah menunggu dosen pembimbing saya.

Kemudian, Mrs. Shahid, dosen pembimbing saya, pun datang. Beliau lalu duduk di depan saya. Tak lama pula, sang dosen tadi yang duduk di belakang saya, melihat Mrs. Shahid. Dia pun berkomentar:

“Whoa, you got her. You are very lucky.”

Dan saya membalas: ‘Whoa, Ma’am. Yes, very lucky.’

Lalu saya berpikir lagi. Maksud sebenarnya ‘you‘ dan ‘her‘ bisa ambigu, karena saya tidak melihat mata yang dituju saat dia berkata. Entah tertuju pada Mrs Sahid atau pada saya, karena bisa berarti banyak. Argh.

Jika ‘you‘ tertuju pada Mrs Sahid dan ‘her‘ pada saya, means what? Mrs Sahid is very lucky to have me as a mentee? Apa maksudnya ya… Is it a compliment or a threat? Bisa berarti threat kalau isengnya kumat.

Tapi jika ‘you‘ tertuju pada saya dan ‘her‘ pada Mrs Sahid (itu yang saya pikir awalnya), berarti yes, I am lucky. So it is…what? A compliment?

Hanya sayangnya, kok bisa-bisanya sih beliau berkata di hadapan Mrs Sahid juga. Mmpphh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s