RUsak…. ‘untuk seorang Teman’

Masih ingat film ML? RUsak… Saya kaget, ternyata penulis novel aslinya itu saya kenal. Duh. Kaget, tak menyangka. Dulu ketemu di sebuah pelatihan penulisan, saya kira pemikiran dia tidak sebebas itu. Ternyata…

Vulgar, katanya seni. Seni berarti….vulgar dong? Ah, sempit banget sih pikirannya. Bukannya bertingkah sok konservatif, tapi secara itu berarti westernisasi masuk banget. Dan turut berduka cita, semakin berkurang jumlah penulis yang down to earth.

Hey, man. Free-sex education bukan bagian elo! Ada dokter yang lebih berpengalaman dan tahu cara yang tepat untuk menunjukkannya. Kalau elo mau, buat dokumenter, bukannya membantu membuat film mesum yang memperburuk moral bangsa! Penulis, bukannya menuruti hawa nafsunya, tapi juga memiliki tanggung jawab besar di punggungnya: membawa moral bangsa. Gw enggak pernah ngira elo bisa kayak gini… One of my adorable friend

Gw kecewa banget ama elo. Enggak nyangka, ternyata film yang gw semangat banget untuk menolak dgn aksi di depan LSF, ternyata ada elo d belakangnya. —

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s