Menjelang 20…

Malam, Sahabat. Saya tengah menafakuri malam. Entah apa yang saya tafakuri, karena di hadapan saya hanyalah sebuah televisi yang berada dalam keadaan mati dan juga sebuah ruang keluarga yang kosong. Tapi, seakan saya tidak ingin melewatkan malam ini, yang juga menjadi malam terakhir saya berusia sembilan-belas tahun…

Wah, Sahabat. Ternyata pendapat orang tentang usia 17 tahun di mana seorang perempuan sudah dikategorikan dewasa di negara ini, salah. Saya merasa, justru di usia 17 saya masih bukan apa2. Masih dengan pola pikir yang sama dengan sebelumnya. Tapi, ternyata saat saya berada di usia 19-lah waktu saya belajar menjadi seorang yang lebih dewasa, kuat, mandiri, dan kritis. Saya hampir sudah melakukan segalanya dalam satu tahun ini. Hanya satu yang belum saya lakukan: melawan birokrasi kampus, terutama fakultas sastra.

Saya tidak merasa berbeda dengan beberapa tahun lalu, masih seperti yang dulu. Kerjanya kuliah, pulang, tidur. Mungkin sekarang ditambah nongkrong2 di mushalla. Tapi di atas segalanya, saya masih belum apa2 dibandingkan dengan mereka yang lebih berani dari saya. Lihat Lionel Messi yang seumur saya, dia sudah menjadi bintang di usia mudanya. Karena dia berani, dia memiliki mimpi. Seperti kata Bondan Prakoso, Hidup Berawal dari Mimpi. Karenanya, mimpi2 saya antara lain:

  1. menjadi aktivis lingkungan hidup => malah jadi aktivis dakwah kampus
  2. menjadi penulis besaar => belum besar, masih redup
  3. mencapai batas IP minimum mendapat hadiah umroh => trganjal dosen yang bias
  4. berjalan keliling Jakarta dengan FORD Escape hijau tua => haha, puas dengan kijang biru muda
  5. sekolah lagi di Andalucia, Spanyol => hmm…
  6. menjadi istri TNI/Dubes => hahahahahaha (lebih keras)

Hindarkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi, tentukan yang tinggi agar semua terjadi. Tetapi, hal-hal yang saya cantumkan di atas hanyalah sebuah ukuran materi di beberapa poin. Pentingkah materi sekarang? Pentingkah materi ketika yang menjadi isu saat ini bahkan bertolak belakang dengan materi? Pentingkah memikirkan materi ketika saudara saya tersiksa di belahan bumi lainnya? Saya tidak tega, tegakah engkau, Sahabat?

Karenanya, sebagai semacam resolusi tahun depan sekaligus perbaikan diri, saya hanya ingin menjadi diri saya sendiri: jurnalis sejati, yang tidak lekang dimakan zaman, terus mengisi pikiran dengan isu-isu yang terbaru, terus membuka mata agar bisa melihat segala macam hal di dunia ini. Bahkan hal yang sedetail mungkin.

Ketika kamu ingin mengubah dunia, ubahlah dirimu sendiri. Saya senantiasa mengubah diri saya setiap detik, belajar pada pengalaman, tidak mengulangi terjatuh di lubang yang sama. Karenanya, dalam satu tahun penutupan usia genap dua-puluh tahun, saya akan:

  1. menjadi kader dakwah yang baik, baik di MT, kampus, maupun keluarga,
  2. tetap tenang dalam segala situasi dan kondisi,
  3. mencari topik thesis yang kreatif dan menarik,
  4. menjadi guru yang baik bagi murid2 saya berikutnya,
  5. lebih bertanggung jawab pada status saya sebagai muslimah,
  6. lebih serius mengerjakan proyek cerita dan tidak meninggalkan cerita setengah-jadi begitu saja, dan
  7. menjadi mahasiswi yang tidak mnyerah bgitu saja pada keadaan yng trjadi pada kebanyakan dosen sastra.

Sekian.

Advertisements

2 thoughts on “Menjelang 20…

  1. fau> says:

    “Hindarkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi, tentukan yang tinggi agar semua terjadi.”

    Hmm..

    Jangan sampai rasa takut (-mencoba) menghalangi rasa penasaran kita, Jangan asal mimpi aja ya, Jangan kecewa kalo belum berhasil mencapai mimpi, Tenang….. enjoy aja….

    “you may say iam dreamer, but iam not the only one…”, John Lenon-> ! , tuh kan, ternyata Kita tidak sendirian….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s