Guncanganku di Jatinangor

Subhanallah. Maha suci Engkau yang telah membesarkan hati ini dalam mendengarkan berita mencengangkan itu. Astaghfirullahaladzim, tragedi terjadi lagi. Ada salah seorang teman yang sepertinya juga berada di tempat itu. Kudo’akan kau selalu bersama-Nya, akhi.

Beritanya cukup memilukan, apa yang kulihat bahkan sangat mengenaskan. Apakah seperti itu cara mendidik calon-calon birokrasi Indonesia? Bagaimana negeri ini bisa menjadi lebih baik jika seperti itulah cara mendidik mereka? Bisa sangat dibayangkan akan seperti apa para pengganti pemerintahan nantinya. Bisa sangat dibayangkan akan seperti bagaimana keadaan Indonesia yang akan kusajikan pada anak-anakku nantinya.

Apa yang tepat dilakukan untuk situasi ini? Menangiskah? Meraung meratapi nasibkah? Atau hanya berdiam diri dan tidak mengacuhkan keadaan sekitar yang sulit untuk diubah kembali?

Mungkin hal yang termudah akan kulakukan adalah tidak mengacuhkan, as I always do. Maksudnya, mereka pun tidak mempedulikan keadaan Indonesia ke depan. Lalu, untuk apa membuang-buang waktu mengurus masalah ini sementara yang memiliki birokrasi saja tidak peduli? Aku ingin menghadapi fakta, bukan impian. Faktanya, birokrasi Indonesia lebih tinggi daripada demokrasi. Sebagian orang bisa saja masih peduli dan menggelar demo di berbagai tempat. Tapi, apakah mereka peduli? Apakah mereka mendengarkan jeritan umat?

Ketika bahkan aku membutuhkan sebuah negara untuk tempat berlindung, ketika itu pula mereka merusak sebuah negara indah sebagai satu-satunya tempatku bernaung. Hati nurani siapa yang rusak sebenarnya?

Aku hanya bisa mengangkat topi setinggi-tingginya pada mereka yang rela mengorbankan fisik guna mendapatkan tempat dalam birokrasi Indonesia. Mungkin itulah cita-cita mereka, who knows. Congratulation, then. Aku hanya tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika aku yang berada di posisi mereka. Fisik mereka begitu kuat, Subhanallah. Jika sudah berbicara mengenai mimpi dan cita-cita, tidak ada yang bisa mengusiknya lagi sekalipun itu harus mengorbankan raga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s