No Talk, Write Only

what I see, I think: I write

How Can You Mend a Broken Heart?

I could never see tomorrow, but I was never told about the sorrow.

How can you stop the rain from falling down? How can you stop the sun from shining? What makes the world go round? And how can you mend this broken heart? How can a loser ever win? Please, help me mend my broken heart and let me live again.

Filed under: Renunganku

Stop

+ Why?
- I don’t want the same mistakes repeated.
+ What mistakes?
- You know what.
+ No, I don’t.
- Yes, you do.

They walked, then stopped a little while.

Read the rest of this entry »

Filed under: Renunganku

Stress Tingkat Dua: What?

Kepala berat (pinjem istilahnya Ardi). Langkah berat. Nafsu makan berkurang. Waktu tidur berkurang. Saat mencoba tidur, malah muncul flashback-flashback pikiran yang membuat Anda lebih buruk. Ada saat-saat Anda blackout. Anda pun sudah biasa menangis di mana pun, entah di bus, angkot, kelas, mushalla. Mata Anda sudah tidak butuh eyeliner untuk membuat smookey eyes. Malam hari menjadi teman, siang hari pun menjadi teman. Ada saat-saat Anda membutuhkan CDR jika merasa tidak enak badan (thanks for Mom to always make it available), dan sayangnya itu dibutuhkan hampir setiap hari. Ada saat-saat Anda merasa membutuhkan kopi. Bahkan lagu-lagu di playlist Anda terasa membosankan. Tiba-tiba Anda tidak menaruh perhatian pada hal-hal yang terjadi di sekitar: entah itu kelulusan Ardi, pemilu presiden (yang biasanya tak lepas dari perhatian Anda). Anda merasa memiliki dunia sendiri, memiliki pikiran sendiri. Egosentris Anda meninggi, merasa Anda memiliki masalah paling berat. Anda mencoba memikirkan tempat-tempat untuk hiburan sementara, tapi rencana itu tidak akan pernah terlaksana.

Read the rest of this entry »

Filed under: Renunganku

What if

What if the person cares for you is the one that really close to you?

What if you don’t even realize he was always there?

What if you don’t even realize spend the most of your time with him?

What if he was the solely but you haven’t realize yet?

What if you still haven’t realize yet and then he’s gone?

What if you’re too late to realize?

And…

What if you have no chance to say that?

Filed under: Renunganku

Berpikir

Tanpa terasa, waktu terus berjalan. Terkadang, bahkan saat waktu kita berpikir untuk memutuskan sesuatu; saat itulah waktu terus berjalan. Terkadang, saat kita pikir apa yang kita lakukan dengan berpikir bisa menyelesaikan permasalahan; saat itulah masa depan umat menanti.

Kalau dibilang waktu adalah uang, saya tidak setuju. Frasa itu seakan menunjukkan bahwa manusia adalah budak dari uang; sang material yang membuat manusia lebih mencintai dunia daripada akhirat. Saya lebih setuju jika mengambil tagline sebuah kartu kredit, bahwa waktu itu is priceless. Tidak bisa dihitung dengan kata-kata; seperti cinta ibu pada anaknya, cinta seorang Rasulullah kepada umatnya, cinta Sang Khalik pada makhluk-Nya.

Sepenting itulah waktu. Saya sedikit setuju dengan sebuah pernyataan dari seorang penulis karya sastra islami yang fenomenal, Ayat-Ayat Cinta, Kang Abik. Beliau pernah berkata, “Jika ada seseorang yang memiliki banyak waktu senggang, saya ingin membelinya.” Read the rest of this entry »

Filed under: Renunganku

Healthy Tips

Vaseline Petroleum Jelly adalah sebuah produk perawatan yang tak terhingga manfaatnya. Mulai dari perawatan kulit kering sampai perawatan barang-barang besi dari karat. Walau bermanfaat, Vaseline Petroleum Jelly tidak mengandung bahan kimia sehingga aman dipakai. Tidak lagi dibutuhkan body lotion, lip care, moisturizer, dan semua produk perawatan lainnya: karena yang Anda butuhkan hanya sebuah boks kecil Vaseline Petroleum Jelly. Karena it's doing it all!

Twitter Updates

Widen Your Sight