No Talk, Write Only

what I see, I think: I write

Titik Jenuh (about Feminism)

Setelah hampir tiba di penghujung semester pelaksanaan skripsi, akhirnya tiba juga masa-masa jenuh. Bukan, bukan jenuh karena mengerjakan skripsi; tapi jenuh akan topik skripsi tentang Feminisme yang sedang saya bahas.

Semakin dalam saya membaca buku-buku sumber, semakin pusing dan bosan saya dibuatnya. Karena, begini. Saya meneliti tentang perkembangan pola pikir Feminisme dari zaman pencerahan sampai sekarang; total ada tiga periode. Dan setiap periode, saya hanya tahu satu hal: tidak ada perubahan.

Periode pertama feminisme berbicara tentang hak-hak wanita secara politik, entah berpartisipasi secara demokratis ataupun berbicara. Di periode kedua feminisme, masa perubahan pola pikir masyarakat tentang wanita (bahwa mereka punya hak untuk berkreasi sesuai keinginan dirinya) dan, yang paling penting, penyamarataan gender. Kemudian, di periode ketiga lebih terfokus pada penyelesaian periode kedua, yang dinilai belum sukses karena belum ada penyamarataan gender. Read the rest of this entry »

Filed under: Part of My Point of Views

Kenapa Aku Menangis

Kenapa aku menangis,
saat aku seharusnya bahagia?

Kenapa aku menangis,
setelah aku berkata tegas pada rekan-rekanku?

Kenapa aku menangis,
saat aku membaca Al-Matsurat?

Kenapa aku menangis,
saat aku membaca Al-Matsurat bersama rekan-rekanku, yang biasanya aku lakukan sendiri? Read the rest of this entry »

Filed under: Catatan Harian

I’m in Love, and always will Be

I know you think that I shouldn’t still love you or tell you that i love you. But if I didn’t say it, well I’d still have felt it. Where’s the sense in that? I promise I’m not trying to make your life harder, or return to where we were.

I will go down with this ship
And I won’t put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I’m in love and always will be

And when we meet, which I’m sure we will,
I’ll let it pass and hold my tongue and you will think that I’ve moved on…. Read the rest of this entry »

Filed under: Part of My Point of Views

Angels and Demons: Forget the Book

Forget the book. Absolutely. Karena film ini benar-benar AWESOME! Anda akan dibuat tak berkedip selama menonton film.

Sebenarnya, memang itu cara terbaik menonton film adaptasi buku. Karena, jika terpola pada alur buku, otak kita hanya terfokus pada tuntutan untuk alur yang sama dengan buku. Saya juga begitu pada awalnya. Tapi lama kelamaan, I was like, ‘Ah, forget it.’

Efek? Pastinya, keren. Tapi yang membuat saya terkesan adalah bagaimana those screenplayers (karena saya lihat ada lebih dari satu) menyesuaikan dengan alur dari novel aslinya. Dan hasilnya: voila! Plot yang sederhana, mencakup smua hal-hal yang penting. Ditambah dengan trik-trik ala film (seperti humor quotes), membuat film ini a must-see; terutama untuk Anda yang sedang mencari kesibukan, ingin rileks, dan yang pasti: tertantang melihat isi novel Dan Brown’s Angels and Demons.

Read the rest of this entry »

Filed under: Percikan Iseng

A Secret

…But I was quietly thrilled to finally have a secret. A secret I wasn’t ready share. The secret that I am in love with a close friend.

Filed under: Catatan Harian

Healthy Tips

Vaseline Petroleum Jelly adalah sebuah produk perawatan yang tak terhingga manfaatnya. Mulai dari perawatan kulit kering sampai perawatan barang-barang besi dari karat. Walau bermanfaat, Vaseline Petroleum Jelly tidak mengandung bahan kimia sehingga aman dipakai. Tidak lagi dibutuhkan body lotion, lip care, moisturizer, dan semua produk perawatan lainnya: karena yang Anda butuhkan hanya sebuah boks kecil Vaseline Petroleum Jelly. Karena it's doing it all!

Twitter Updates

Widen Your Sight