No Talk, Write Only

what I see, I think: I write

Patah Kembali

Teringat saat saya meninggalkan Tanah Haram Mekkah dan Madinah. Hati saya, dan mungkin hati setiap muslim, seakan patah dan tertinggal di sana. Mungkin kalau dikalkulasikan, satu hati yang penuh; setengahnya tertinggal di sana. Pedih rasanya meninggalkan kota-kota yang sangat membuat hati dan batin tenang. Tak ada yang bisa menggantikan.

Saya tak menyangka, harus kehilangan hati saya lagi. Jika dikalkulasikan, hati yang kini tinggal setengah, terbagi setengah lagi. Dia tertinggal di MT. Dan, sekalipun secara hitungan lebih sedikit, tapi jarak yang lebih dekat membuat rasa kehilangan ini menjadi begiiiiiitttu sakit, dalam, dan susah dilupakan. Saya merasakan benar, jika memang cinta karena Allah; maka memang hanya Allah yang bisa memisahkannya. Jika memang Dia belum Berkehendak memisahkan, hasilnya salah satunya adalah hati saya yang masih tertinggal.

Dan tinggal tersisa seperempat lagi…

Filed under: Catatan Harian

Loyalitas

Hmm.. Judul terlihat serius, tapi sebenarnya ini hanya sebuah informasi yang tidak terlalu serius. Jadi begini. Sebagai penggemar sepakbola, pastinya punya klub kebanggaan dong? Tetapi, buat saya, klub tidak penting: yang penting pemainnya. Haha. Practically, saya termasuk cukup sering berganti klub sepakbola. Sepanjang hayat ini, sudah ada tiga klub yang menjadi perhatian saya.

Berikutnya akan disebut klub A, B, dan C. Read the rest of this entry »

Filed under: Percikan Iseng

A Series of Unfortunate Events: Sebuah Refleksi Ekstrinsik?

Saya ingat, pertama kali tertarik dengan serangkaian karya Lemony Snicket ini dari buletin sebuah toko buku. Pastinya, artikelnya benar-benar menarik sehingga saya pun tertarik untuk mengikuti kisahnya sampai edisi 5.

Saat membaca buku pertama, memang sedikit aneh. Lemony Snicket, penulisnya yang merupakan seorang pria misterius (karena tidak ada biografi ataupun foto yang jelas), menuliskan:

Pembaca Yth.,

Dengan sangat menyesal terpaksa kusampaikan bahwa buku yang kalian pegang ini sangat tidak menyenangkan. Buku ini bercerita tentang kisah sedih tiga anak malang…

Sudah menjadi tugasku untuk menuliskan kisah-kisah sedih ini, agar kalian semua mengetahuinya. Tapi tak ada yang melarang kalian meletakkan buku ini sekarang juga dan membaca buku lain yang lebih menggembirakan, jika kalian lebih suka kisah-kisah seperti itu.

Dengan segala hormat,

Lemony Snicket. Read the rest of this entry »

Filed under: Part of My Point of Views, Semacam Resensi dan Cerminan Hati

Healthy Tips

Vaseline Petroleum Jelly adalah sebuah produk perawatan yang tak terhingga manfaatnya. Mulai dari perawatan kulit kering sampai perawatan barang-barang besi dari karat. Walau bermanfaat, Vaseline Petroleum Jelly tidak mengandung bahan kimia sehingga aman dipakai. Tidak lagi dibutuhkan body lotion, lip care, moisturizer, dan semua produk perawatan lainnya: karena yang Anda butuhkan hanya sebuah boks kecil Vaseline Petroleum Jelly. Karena it's doing it all!

Twitter Updates

Widen Your Sight