No Talk, Write Only

what I see, I think: I write

Don’t Dare to…

Teringat seorang teman menegur tentang kebiasaan saya mengacungkan jari tengah saat sedang sebal. Haha. Jadi kepikiran, bagaimana jika saya berhadapan dengan seorang native yang mengerti maksud itu. Dan ternyata, slang words do have effect.

Kemarin malam saya iseng chatting di sebuah forum dalam sebuah situs luar negeri; yang notabene isinya American. Beberapa waktu, ada sebuah invitation private chat dari seseorang. Saya accept.

Percakapan pun berjalan seperti ini: Read the rest of this entry »

Filed under: Percikan Iseng

Berpikir

Tanpa terasa, waktu terus berjalan. Terkadang, bahkan saat waktu kita berpikir untuk memutuskan sesuatu; saat itulah waktu terus berjalan. Terkadang, saat kita pikir apa yang kita lakukan dengan berpikir bisa menyelesaikan permasalahan; saat itulah masa depan umat menanti.

Kalau dibilang waktu adalah uang, saya tidak setuju. Frasa itu seakan menunjukkan bahwa manusia adalah budak dari uang; sang material yang membuat manusia lebih mencintai dunia daripada akhirat. Saya lebih setuju jika mengambil tagline sebuah kartu kredit, bahwa waktu itu is priceless. Tidak bisa dihitung dengan kata-kata; seperti cinta ibu pada anaknya, cinta seorang Rasulullah kepada umatnya, cinta Sang Khalik pada makhluk-Nya.

Sepenting itulah waktu. Saya sedikit setuju dengan sebuah pernyataan dari seorang penulis karya sastra islami yang fenomenal, Ayat-Ayat Cinta, Kang Abik. Beliau pernah berkata, “Jika ada seseorang yang memiliki banyak waktu senggang, saya ingin membelinya.” Read the rest of this entry »

Filed under: Renunganku

Menulis ala Hemingway

Seorang penulis pemenang nobel sastra asal Amerika, Ernest Hemingway, menulis dengan gaya yang berbeda dari penulis lainnya. Gaya menulis beliau adalah singkat dan menuju langsung ke sasaran. Memang, sebelum menjadi penulis, beliau sempat menjadi seorang jurnalis. Dan yang terpenting, beliau seringkali tidak menjelaskan secara detil suasana di dalam ceritanya: membiarkan para pembaca membayangkan sesuai bayangannya masing-masing.

Bukan saya banget, sebenarnya. Tapi kali ini, saya ingin mencoba menulis seperti beliau. Berikut adalah sebuah penggalan kisah nyata; dengan nama dan tempat yang dirahasiakan. Read the rest of this entry »

Filed under: Percikan Iseng , ,

Belajar…

Pusing, lelah. Sudah menjadi makanan sehari-hari sejak memutuskan untuk tidak membayar sewa rumah kos lagi. Toh, banyak yang bisa dipelajari sepanjang perjalanan. Tapi, pastinya, otak memiliki kemampuan yang terbatas. Hari-hari belakangan, saya berangkat menjelang Dzuhur dan tiba di rumah menjelang tengah malam. Begitu selalu, rutinitas yang terjadi tak berubah. Saya pun sering tidak tidur sampai subuh; yang membuat di hari-hari berikutnya saya terlelap seperti mati [serius; alarm dan suara orang tidak mempan membangunkan saya]. Read the rest of this entry »

Filed under: Catatan Harian ,

Nostalgila SMP

Di suatu saat saya tengah berada di dalam kereta, teringat dengan tiba-tiba keadaan masa-masa SMP. Haha. Kalau bisa dibilang, masa SMP adalah masa transisi dari saya yang sejak SD adalah seorang anak yang polos dan diam menjadi seorang anak yang bragajulan ga mau diam.

Berikut beberapa facts yang mampir di benak saya: Read the rest of this entry »

Filed under: Percikan Iseng ,

Healthy Tips

Vaseline Petroleum Jelly adalah sebuah produk perawatan yang tak terhingga manfaatnya. Mulai dari perawatan kulit kering sampai perawatan barang-barang besi dari karat. Walau bermanfaat, Vaseline Petroleum Jelly tidak mengandung bahan kimia sehingga aman dipakai. Tidak lagi dibutuhkan body lotion, lip care, moisturizer, dan semua produk perawatan lainnya: karena yang Anda butuhkan hanya sebuah boks kecil Vaseline Petroleum Jelly. Karena it's doing it all!

Twitter Updates

  • Ambil bebek matang dan tidur. 8 hours ago
  • Deni bkin saya berpikir terus...Akhirnya mementingkan BEBEK daripada TIDUR...Haisssszzzhhh... -_-" 9 hours ago

Widen Your Sight