Sebuah pemikiran: don’t judge a book by its cover; bisa dibilang benar. Terkadang, kita terlampau egois sampai hanya melihat sebuah ‘buku’ hanya dari tampilan depannya saja. Padahal, apa sih arti tampilan depan.
Sebuah pelajaran saya dapat hari ini. Sebenarnya, sore ini saya mendapat jadwal kuliah Semester Pendek dua shift. Berhubung hari sebelumnya saya tidak datang, akhirnya saya sangat terkejut mengetahui bahwa mahasiswa di dalam kelas saya hanya: dua orang! Itu termasuk saya! Wow. Karyawan-karyawan akademis sampai berkali-kali menertawakan saya. Ha-ha. Terkejut, tapi juga bersyukur; karena kalau kelas tidak dibuka, saya harus mengulangi selama satu semester… Dan saya hanya bisa katakan tidak! Read the rest of this entry »
Filed under: Percikan Iseng
Entah karena PMS atau bukan, yang jelas suasana hati saya hari ini kacau-meracau. Perjalanan dari kota hujan dimulai dengan terburu-buru karena saya ketiduran untuk kedua kalinya, baru bangun jam10 padahal harus mengejar kereta jam 10.46. Dengan panik, saya pun langsung mempersiapkan diri. Tapi, saat hendak menyiapkan barang-barang, saya terhambat dengan menghilangnya 1) tas laptop, 2) kunci sekre. Aduh! Tidak ada waktu lagi. Akhirnya, dengan menyebut nama Allah, saya pun berasumsi keduanya ada di kos di Jakarta. Alamat mesti ke sana dulu nih sampai Jakarta.
Saya akhirnya meninggalkan rumah tepat pukul 10.44. Jeng, jeng! Dua menit lagi, akankah… Dengan yakinnya saya tetap memanggil ojek sampai stasiun, yang jaraknya memang tidak terlalu jauh. Tapi di tengah jalan, saya pun kembali diuji-Nya. Kali ini, dengan terjatuhnya motor ojek! Ini kedua kalinya saya berbaring di jalan! Yang pertama meninggalkan trauma yang sedikit lama, entah yang kedua ini. Cerita jatuhnya tidak penting; hanya nabrak motor depan dan akhirnya kehilangan keseimbangan. Saya pun kembali menaiki ojek sampai ke stasiun, dengan pikiran yang masih panik. Read the rest of this entry »
Filed under: Catatan Harian