Ah. Diri ini kecewa. Tapi sekaligus bangga; radhitubillahirabba wabilislaamidina. Saya ridho, karena saya muslim dan saya berada di tempat yang sama dengan para muslim lainnya di seluruh dunia. Saya terharu, melihat mereka semua dengan semangat berjalan menembus panas dan debu tebal di udara guna bersujud kepada-Nya langsung di depan baitullah. Saya juga senang, melihat mereka tersenyum senang karena akhirnya melihat bangunan yang biasanya hanya mereka lihat pada hamparan sajadah. Saya pun turut sedih, melihat mereka meneteskan air mata kerinduan, rindu akan bertemu dengan Rabbnya. Saya senang melihat mereka, rindu untuk bertemu dan disatukan kembali dengan mereka pada saatnya nanti. Read the rest of this entry »
Filed under: Kecewaku, Renunganku